Oleh: ilhamshifa | 08/03/2010

ADAKAH KESEMPATAN MENIKMATI TIK ?

Pada akhir-akhir ini kita sering menjumpai istilah RSBI atau SBI. RSBI adalah singkatan dari Rintisan Sekolah Berstandar Internasional sedangkan SBI adalah Sekolah Berstandar Internasional. Salah satu ciri yang menonjol dari RSBI maupun SBI adalah penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam belajar serta penggunaan multimedia sebagai perangkat pembelajaran. Dengan fasilitas itu maka RSBI maupun SBI berbeda dengan sekolah-sekolah pada umumnya.

Di sekolah-sekolah RSBI maupun SBI guru dituntut untuk memiliki keahlian di bidang komputer, khususnya menggunakan program-program Microsoft Office seperti MS Word, Ms Excell dan Ms Power point. Hal ini dikarenakan pembelajaran di kelas-kelas RSBI dan SBI selalu menggunakan proyektor dan tidak lagi menggunakan papan tulis sebagai media untuk menjelaskan kepada siswa. Tidak hanya itu guru juga dituntut untuk memiliki berbagai perangkat komputer seperti flash disk, laptop atau yang lainnya. Beberapa perangkat komputer itu saat ini juga harus dimiliki oleh para siswa yang belajar di sekolah-sekolah RSBI maupun SBI. Akibatnya, biaya bersekolah di RSBI maupun SBI menjadi semakin mahal. Meskipun demikian, oleh karena keinginan mendapatkan pendidikan yang baik dan sejajar dengan pendidikan-pendidikan di luar negeri, maka masalah biaya tidak menjadi soal bagi sebagian besar orang tua yang menyekolahkan anaknya di RSBI maupun SBI.

Pemanfaatan Teknologi Informasi khususnya multimedia pada masa-masa sekarang adalah keharusan, karena ternyata dengan menggunakan multimedia belajar menjadi lebih mudah dan menyenangkan serta bisa lebih cepat. Contohnya apabila kita belajar dengan menggunakan presentasi power point dan proyektor yang bisa menampilkan banyak gambar dan film maka kita tidak akan merasa cepat bosan dan waktu akan berlalu dengan cepat. Disamping itu Kita juga akan mudah mencintai pelajaran meskipun pada dasarnya pelajaran tersebut dianggap sebagai pelajaran yang sulit. Mencintai dan menyenangi pelajaran sangat penting, karena kalau suatu pelajaran sudah disenangi maka sesulit apapun pelajaran itu tetap akan memotivasi siswa untuk belajar lebih giat dan lebih giat lagi.

Oleh karena itu seyogyanya kebutuhan akan multimedia terutama yang berbasis komputer hendaknya di dahulukan daripada kebutuhan-kebutuhan lain di sekolah. Dan hal itu jangan hanya diberikan kepada siswa-siswa yang berada di RSBI atau SBI saja, tetapi juga disediakan untuk anak-anak yang bersekolah di program reguler, sehingga tidak ada pembedaan diantara siswa. Perlu kita ingat bahwa semua warga negara berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang sama terutama fasilitas menikmati kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi di sekolah.

Diantara fasilitas teknologi informasi yang pada saat ini sangat dibutuhkan siswa adalah internet. Dengan adanya internet kita akan dapat menambah sumber belajar termasuk pengetahuan-pengetahuan terbaru. Internet juga sangat membantu saat kita mendapatkan tugas-tugas sekolah. Internet adalah bank data yang menyimpan segala macam informasi yang kita butuhkan. Meskipun internet juga memiliki sisi-sisi negatif seperti pornografi dan sadisme, tetapi manfaat internet jauh lebih banyak daripada sisi negatifnya. Tetapi yang patut disayangkan adalah tidak semua siswa bisa menikmati internet di sekolah seluas-luasnya. RSBI dan SBI biasanya memberikan layanan internet gratis dan tidak terbatas bagi siswanya, sedangkan di sekolah-sekolah reguler kesempatan menikmati internet sangat kurang bahkan seringkali tidak ada. Memang saat ini di beberapa tempat telah ada warnet, tapi ke warnet juga membutuhkan biaya tidak murah yang belum tentu bisa dijangkau oleh semua siswa.

Aku pernah membaca satu artikel di internet, bahwa di Finlandia semua siswa bisa menikmati belajar dengan multimedia dan internet seluas-luasnya dengan gratis. Aku bermimpi kapannya di negara tercinta Indonesia bisa seperti itu ?


Oleh: ilhamshifa | 05/03/2010

Pepatah Buat Sang Anak

Kata mutiara atau kata bijak makin banyak digemari, selain kata motivasi. Omong-omong bedanya ya betis sih. Beda tipis. Kata motivasi termasuk bagian dari kata mutiara kali ya. Kata mutiara lebih bersifat umum. Kata bijak kayaknya sama deh dengan kata mutiara.. Duh… kok saya jadi bahas masalah kata-kata. Kata-kata merupakan salah satu alat atau sarana yang bisa mengubah kehidupan seseorang. Pemilihan kata-kata yang diucapkan berpengaruh pada tindakan.Mulutmu adalah Harimaumu. gunakan sms saja.. hehe.. apa hubungannya…. Oke. deh, kita masuk ke kata-kata mutiara atau kata bijak.
Ini saya sumbangkan kata-kata mutiara atau kata bijak tentang mendidik anak :

Jika anak dibesarkan dengan celaan, dia akan belajar memaki. Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, dia akan belajar rendah diri

Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, dia akan belajar berkelahi.

Jika anak dibesarkan dengan hinaan, dia akan belajar menyesali diri

Jika anak dibesarkan dengan dorongan, dia akan belajar percaya diri.

Jika anak dibesarkan dengan pujian, dia akan belajar menghargai.

Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, dia akan belajar menaruh kepercayaan.

Jika anak dibesarkan dengan dukungan, dia akan belajar menyenangi diri sendiri.

Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, dia akan belajar menemukan cinta dalam hidupnya.

Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia akan belajar menahan diri

Jika anak dibesarkan dengan sebaik-baiknya perlakuan, Ia belajar keadilan

I love this ,Kata-kata mutiara atau kata-kata bijak ini. Kata-kata mutiara atau kata-kata bijak ini bukan hanya untuk mendidik anak, namun bisa juga dipakai untuk kepemimpinan.

Oleh: ilhamshifa | 13/02/2010

kingdom of heaven

Perhatian: Bagian di bawah ini mungkin akan membeberkan isi cerita yang penting atau akhir kisahnya.

Kingdom of Heaven bercerita tentang seorang insinyur dan tentara zeni yang hidup sebagai seorang pandai besi di sebuah desa di Perancis. Pria ini dihantui oleh tindakan dosa bunuh diri istrinya akibat keguguran. Sekelompok kecil pasukan Perang Salib datang ke rumahnya, meminta dibuatkan sepatu untuk kuda-kuda mereka, juga makanan dan tempat berteduh, Balian (Bloom) pun memenuhi permintaan mereka. Kemudian Balian mengetahui kalau pemimpin Pasukan Salib ini, Godfrey of Ibelin (Neeson), adalah ayahnya sendiri. Ternyata Godfrey datang memang ada maksud tertentu, yaitu untuk mengklaim kembali anaknya yang telah ia tinggalkan, Balian dan mengajaknya pulang ke tanah suci Jerusalem.

Awalnya Balian menolak ajakan Godfrey, karena ia merasa tidak membutuhkan pengakuan dari Geodfrey, toh selama ini ia bisa hidup tanpa ayahandanya itu. Geodfrey tidak bisa memaksakan kehendaknya pada Balian, ia paham benar kenapa Balian seperti itu. Kemudian pasukan itu pun bergegas bersiap untuk kembali ke Jerusalem. Sebelum rombongan itu pergi, salah seorang prajurit kepercayaan Geodfrey berpesan jika Balian berubah pikiran, ia masih bisa menyusul. Prajurit itu memberitahukan jalan mana yang mereka telusuri.

Saat itu, nampaknya ada seorang pendeta desa mencuri dengar pembicaraan. Pendeta itu berusaha meyakinkan Balian bahwa dalam situasi yang Balian alami saat ini, akan lebih baik jika Balian pergi bersama Geodfrey. Pendeta itu meyakinkan Balian bahwa Jerusalem merupakan tempat untuk mencari pencerahan dan ampunan. Seperti reaksinya terhadap Geodfrey, Balian juga tidak menggubris perkataan sang pendeta. Namum ketika si pendeta itu mulai berkata hal menyakitkan mengenai istri tercintanya, pemuda pandai besi ini jadi marah dan akhirnya membunuh pendeta itu. Keadaan berubah makin parah bagi Balian, membunuh seorang pendeta merupakan kesalahan fatal, pendeta itu mungkin ada benarnya juga, tidak ada lagi tempat untuk Balian di desa itu, akhirnya Balian pun memutuskan untuk menyusul ayahnya pergi ke Jerusalem dengan harapan bisa menebus dosa dan pengampunan Tuhan untuk istri dan dirinya sendiri.

Setelah mereka meninggalkan desa itu, para prajurit penjaga lokal datang menemui pasukan Salib dengan maksud hendak menangkap Balian (tapi bisa jadi juga diimplikasikan ada seorang tuan tanah lokal yang hendak mengklaim tanah milik Godfrey). Pasukan Salib Geodfrey menolak menyerahkan Balian dan kemudian terjadilah bentrokan berdarah yang kemudian dimenangkan pasukan Godfrey. Akan tetapi, banyak diantara mereka yang terbunuh dan Godfrey sendiri terluka parah akibat terkena panah.

Di Jerusalem, Godfrey, saat hampir menjelang ajal, menobatkan Balian sebagai seorang ksatria dan memerintahkan agar Balian mengabdi pada Raja Jerusalem dan melindungi rakyat. Lalu Balian pun jadi kenal baik dengan para tokoh politik penting Jerusalem, yaitu sang Raja Baldwin IV (Norton), yang sakit lepra tapi seorang yang bijak, pemimpin yang baik hati; Putri Sybilla (Green), adik perempuan Raja Baldwin IV dan yang juga telah menarik hati Balian; Guy de Lusignan, suami Sybilla yang licik, haus darah, dan tidak punya toleransi.

Kemudian, Guy dan Raynald de Chatillon (Gleeson) dengan sadis membantai iring-iringan karavan Muslim yang sedang melintas di suatu area di gurun. Dengan perasaan murka, Saladin berangkat ke Kerak, kastil milik Guy, bersama pasukannya untuk menuntut balas. Balian bersama para prajuritnya segera berangkat dari Ibelin untuk memberi bantuan kepada pihak Kerak melawan serangan Saladin (Massoud) itu. Walau kalah jumlah, Balian dan para prajuritnya tetap gagah berani berusaha menahan serangan pasukan Saladin untuk mengulur waktu agar para penduduk desa di sekitar Kerak bisa lari mengungsi ke kastil. Pertempuran itu berakhir cepat, Balian dan pasukannya ditawan, namun tak lama dilepaskan kembali oleh seorang jenderal Muslim sebagai balasan kemuliaan hati Balian yang dia pelajari jauh sebelum pertempuran itu. Akhirnya, Raja Baldwin IV tiba bersama pasukannya dan berhasil membujuk Saladin untuk menangguhkan penyerangan, mencegah pertumpahan darah yang sia-sia dan berjanji akan menghukum Raynald.

Raja Baldwin akhirnya meninggal dan pemerintahannya diturunkan ke Sibylla, dimana Sibylla lalu menunjuk suaminya, Guy, sebagai Raja baru Jerusalem. Guy, dengan bantuan Raynald, menyulut peperangan dengan Saladin dengan membunuh adik perempuan Saladin, juga beberapa warga Muslim dan utusan Saladin. Bersama pasukan Ksatria Templar, Guy keluar dari kota Jerusalem ke gurun pasir untuk menyerang Saladin, tanpa memikirkan pentingnya faktor persediaan makan dan minuman. Akibatnya, pasukan Muslim dengan mudah bisa mengalahkan pasukan Salib Templar yang telah lemah dan kelelahan itu, dimana pertempuran itu dikenal sebagai Perang Hattin (walau pertempuran itu tidak disebutkan atau diperlihatkan dalam film; yang bisa kita lihat adalah hasilnya). Raja Guy dan Raynald ditangkap dan kemudian dihukum penggal oleh Saladin, yang kemudian bergerak bersama pasukannya ke Jerusalem, dimana cuma ada Balian sebagai pelindungnya. Peperangan berlalu 3 hari dengan cepatnya, Balian menunjukkan kehebatan taktiknya dengan menjatuhkan menara-menara penyerang Saladin. Suatu kali salah satu bagian dinding Jerusalem berhasil dirubuhkan, tapi pasukan Balian dengan gigih bisa menahan kekuatan Saladin. Keesokan harinya, Saladin mengajak Balian berunding, dan akhirnya Balian pun setuju menyerahkan Jerusalem kepada Saladin setelah Saladin mengajukan syarat jaminan keselamatan para umat Kristen untuk mengungsi ke negeri umat Kristen.

Di bagian akhir film akan tampak, Balian telah berada di rumah lamanya di Perancis. Seperti kejadian sebelumnya, ada sekelompok pasukan Salib menuju ke rumah itu, kali ini pasukan itu dipimpin oleh Raja Inggris Richard I. Richard mengatakan pada Balian bahwa beliau memimpin pasukannya dalam Perang Salib baru untuk merebut kembali Jerusalem dari Saladin. Raja Richard juga mengatakan beliau sedang mencari Balian, yang orang-orang kenal sebagai pembela Jerusalem, untuk memintanya bergabung, tapi Balian malah mengaku kalau dia hanyalah seorang pandai besi dan menolak ajakan tersebut. Kemudian kita akan melihat Sibylla, berpakaian jubah bulu mewah, dan pada gambar akhir kita bisa lihat Balian dan Sibylla berkuda bersama setelah berhenti sejenak di makam istri Balian.

Film berakhir dengan tulisan bahwa setelah bertahun-tahun berperang, Richard tetap tidak bisa merebut kembali Jerusalem, dan peperangan merebut Jerusalem terus berlanjut sampai tahun-tahun mendatang, dengan bunyi “[e]ven today, peace in the Kingdom of Heaven remains elusive.”

PESAN DAMAI KING DOOM OF HEAVEN

Pesan Damai dari ‘Kingdom of Heaven’
ilham muhammad

”Aku Saladin, bukan mereka. Pergilah ke negeri-negeri Kristen ….”
Yerusalem, 1187. Di luar gerbang kota suci itu, Salahuddin Yusuf Al-
Ayyubi (Saladin) berdiri tegap berhadapan dengan Balian of Ibelin,
panglima Tentara Salib. Di pinggang kanan kedua perwira itu terhunus
pedang tajam. Keduanya bersiaga untuk saling bunuh.

Ratusan ribu tentara Islam berbaris di belakang Saladin. Dari balik
gerbang, warga Kristen menanti dengan cemas pertemuan itu. Sebagian
Yerusalem sudah hancur. Mayat-mayat bergelimpangan di mana-mana. Di
belakang Balian, ribuan Tentara Salib bersiap menyerang. ”Ketika
Tentara Salib merebut Yerusalem seratus tahun lalu, seluruh Muslim
dibantai,” Balian mulai pembicaraan.

Saladin tersenyum. Matanya menatap tajam lawan bicaranya. ”Aku
Saladin, bukan mereka. Pergilah ke negeri-negeri Kristen, bawa
pasukan dan rakyatmu yang memang ingin pergi. Tak ada pembunuhan,”
kata Saladin.

”Jika begitu, aku serahkan Yerusalem kepada Anda,” balas Balian.
Saladin menyalami Balian. Keduanya kembali ke pasukan masing-masing.
Warga Kristen dan Tentara Salib menyambut suka cita hasil perundingan
dua pemimpin besar itu. Mereka pun memuji-muji dengan meneriakkan
nama Balian dan Saladin. Yerusalem pun dikuasai kaum Muslim yang
disebut juga Saracen. Tak lama setelah itu, rombongan pengungsian
beriring-iringan meninggalkan Yerusalem, termasuk adik raja Baldwin,
Sibyll.

Kutipan di atas adalah cuplikan dari film Hollywood
berjudul ”Kingdom of Heaven” garapan Ridley Scott. Film yang
naskahnya ditulis William Monahan itu bercerita Perang Salib terakhir
tentang kejatuhan Yerusalem –Kota Kerajaan Surga, tempat pengampunan-
– ke tangan Saladin (Ghassan Massoud) dan pasukannya.

Scott mengatakan bahwa dirinya tidak sedang menggelorakan perang suci
lain dengan membuat film ini. Ia hanya ingin memberikan fakta bahwa
tidak semua orang Barat (Kristen) itu baik, dan tidak semua kaum
Muslim itu buruk. ”Pemahaman kita atas sejarah masa lalu seperti
Perang Salib masih terlalu sedikit,” kata pria asal Inggris
kelahiran 68 tahun lalu itu. Scott dikenal sebagai sutradara yang
mencoba memahami Islam secara utuh. Ia mengaku mengagumi Saladin,
sosok yang tidak hanya pandai berperang, tetapi juga mampu
berdiplomasi dengan hebat. Ini terlihat dari cara Saladin yang tidak
jadi menyerang Yerusalem setelah sekelompok kafilah Muslim dibunuh
tentara Kristen.

Pemeran Saladin, Ghassan, aktor asal Suriah, sependapat dengan Scott.
Sejak serangan 11 September 2001, kata Ghassan, citra umat Islam
tercoreng. Misi film ini untuk membuka pandangan Barat bahwa Islam
itu agama damai dan tidak menyukai peperangan. ”Saya senang dengan
film ini,” kata Ghassan. Apalagi, paparnya, film ini disutradarai
oleh seorang Ridley Scott yang sukses meraih Piala Oscar untuk
film ”The Gladiator” (2000).

Kalangan pengritik film di Amerika dan Eropa memberikan penilaian
beragam atas kehadiran ”Kingdom of Heaven”. Ada yang menilai film
ini lebih menampilkan Islam sebagai ”pemenang” dan positif. Ada
juga yang berpendapat Kristen sebagai pihak yang lebih baik dengan
penonjolan karakter Balian. Tapi, ada yang mengecam, film ini tidak
sesuai sejarah yang sebenarnya.

Hingga pekan kedua ditayangkan di Amerika, film ini masuk nomor satu
box office (film laris). Ia mengalahkan ”The Interpreter” yang
diperankan Nicole Kidman dan Sean Pean. Dalam hitungan
hari, ”Kingdom of Heaven” telah meraup pendapatan sekitar 20 juta
dolar AS.

Film yang diproduksi Twentieth Century Fox itu mencoba mengkritik
sepak terjang Presiden George W Bush terhadap perang Irak. Sebagai
negara adikuasa yang tak ada tandingannya, kata Ghassan, Bush
sebetulnya bisa menggunakan di luar cara perang untuk menyelesaikan
persoalan Irak. Semua bisa dilakukan dengan diplomasi seperti yang
dilakukan Saladin –yang pada saat itu memiliki kekuasaan hebat.

Selama ini, film-film Hollywood tentang Islam lebih banyak dibumbui
cerita-cerita jahat dan licik. Lihat saja di film ”Delta
Force”, ”True Lies”, dan lainnya. Ada juga yang positif
seperti ”Lion of The Desert” yang diperankan Anthony Quinn.
Kemudian muncul ”Kingdom of Heaven”.

Cerita ”Kingdom of Heaven” diawali dari perjalanan Satria Tentara
Salib, Godfrey of Ibelin (Liam Neeson), dari Prancis menuju Kota Suci
(Yerusalem) sambil mencari putranya, Balian (Orlando Bloom). Godfrey
akhirnya bertemu dengan Balian dan mengajaknya bertemu Raja Baldwin
di Yerusalem.

Godfrey dikenal sebagai seorang satria yang menginginkan perdamaian
antara Kristen dan Muslim. Ia sangat mendukung kebijakan Raja Baldwin
yang kooperatif dengan Saladin. Raja dan Saladin membuat perjanjian
bertoleransi.

Saladin berkomitmen untuk tidak menyerang Yerusalem asalkan umat
Muslim tidak diganggu. Padahal, seperti dikatakan Tiberias (Jeremy
Irons), tangan kanan Raja Baldwin, Saladin akan dengan mudah
menundukkan Yerusalem. ”Dia memiliki 200 ribu prajurit siap
tempur,” kata Tiberias. Tapi, perjanjian dilanggar segelintir satria
Kristen. Adalah Guy de Lusignan (Marton Csokas) yang memerintahkan
pembunuhan terhadap sekelompok kafilah Muslim. Guy juga menangkap
saudara perempuan Saladin dan membunuhnya.

Ketika utusan Saladin meminta jenazahnya, Guy –yang telah terpilih
sebagai raja menggantikan Baldwin karena meninggal– malah memenggal
leher utusan itu. Saladin marah dan memerintahkan pasukannya siaga.
Pada sisi lain, Guy menyiapkan para tentaranya untuk menyerang
Saladin. Pasukan Muslim, dengan berbagai atribut dan senjata,
akhirnya menyerbu Yerusalem dan menang.

Saladin lahir di Tikrit, Irak, pada 532 Hijriah (1138 Masehi). Ia
bukan Arab, tapi keturunan Kurdi. Ia menguasai ilmu kalam, fikih,
Alquran, dan hadis. Sebagian hidupnya habis untuk berperang, dari
mulai memadamkan pemberontakan dalam negeri, hingga melawan Tentara
Salib.

Saladin memiliki sikap toleransi yang tinggi terhadap umat Kristen.
Ketika menguasai Iskandariyah, ia mengunjungi orang-orang Kristen dan
mengizinkan mereka berziarah ke Baitulmakdis. Saladin wafat di usia
ke-57 tahun tanpa meninggalkan harta benda yang banyak, kecuali
beberapa dirham dan dinar.

Film ini juga dibumbui dengan pergolakan batin Balian, Tiberias, dan
Godfrey, tentang alasan perang suci. ”Kini aku sadar, perang suci
bukan karena atas nama Tuhan. Tapi, karena alasan kekayaan dan
tanah,” kata Tiberias kepada Balian. Film berakhir dengan perginya
Balian yang kemudian bertemu Raja Richard yang berjuluk ”Hati
Singa”. Kepada Balian, Richard mengatakan akan kembali merebut
Yerusalem.

Oleh: ilhamshifa | 05/11/2009

Edubuntu

Tux-edubuntuEdubuntu, ialah saudara kedua setelah windows xp. Nyatanya baru kali ini aku kenal ma edubuntu. Edubuntu adalah program distro linux yang dirancang secara khusus agar para penggunanya dapat merancang atau mengutak atik program yang tertera pada program tersebut. Edubuntu adalah kependekan dari education Ubuntu, program ini dirancang khusus untuk program edukasi. Sebenarnya, banyak sekali sanak saudara yang masih berhubungan dekat dengan Edubuntu. Misalnya saja, Ubuntu, Kubuntu dan Xubuntu. Keluarga keluarga tersebut juga masih erat dengan istilah LINUX. Aplikasinya sangat beragam, namun, aplikasi di Edubuntu lebih dikhususkan pada aplikasi pendidikan untuk anak usia 6 sampai 18 tahun. Uniknya, Edubuntu itu bisa disebut dengan anti monopoli program. Karena, selama ini yang menjadi sistem operasi yang paling mudah ditemukan adalah sistem operasi dari windows. Padahal, butuh banyak biaya untuk mendapat sebuah program unggulan.

Pertama kali lihat aplikasi edubuntu, Kesan wah itu terbayarkan dengan aplikasi aplikasi yang dapat mendukung semangat belajar siswa. Mulai dari aplikasi yang berhubungan dengan mata pelajaran kimia, matematika, bahasa juga ada cara menggunakan nyapun berbeda beda.aplikasi pengolahan kata juga agak mirip dengan program aplikasi di windows, hanya merk atau namanya saja yang diganti, tentunya perlindungan hak ciptanya lebih bebas dibanding windows. Dari sini ini aku berharap, sekolah bisa mengembangkan lebih luas lagi bagaimanapun caranya. Dengan begitu… aku bisa membawa sekolahku tercinta menuju keunggulan, semua rasa syukur ini berkat kerja keras para guru.

Oleh: ilhamshifa | 25/04/2009

TERLAMBAT ADALAH MUSUH BESAR!!!!!

Kadang kita sering bagun kesiangan dan semua itu belum kita siapkan. Maka saya mungkin bisa membantu anda untuk tidak bangun kesiangan langkah-langkah tersebut ialah:
1. Menyiapkan buku di malam hari.
2. Tidur lebih awal minimal pkl. 09.00 dan maksimal tidur pkl. 10.30.
3. Ithirahat di siang hari.
4. Bangun pkl. 05.00.
Agar bangun lebih awal mendingan anda memakai jam beker atau alarm. Dari pada telat ketinggalan pelajaran lagi. Pelajaran yang diterimah tidak ada manfaat nya. Pokok yang kita takuti adalah terlambat datang ke sekolah.
Waduh sangat rugi apabila datang terlambat. Terlambat itu mesti ada sanksi, meski terlambat ada sanksinya kalau dianggap itu asik ya mending tiap hari terlambat terus. Kadang sanksi itu sangat kejam, apabila kita datang terlambat ke sekolah wah gak asik jadinya mengapa?….,karena materi yang di siapkan oleh guru kelas kita hanya dapat separoh/setengah pelajaran. Nah mending di usahain biar gak telat yaw!!!!! He…..he…..he….he…..
Dari pada terlambat mending kita pada waktu siang hari itu kita pergunakan untuk isthirahat dari pada maen terus,kalau maen sich gak papa tapi juga harus ada batas nya. Di malam hari kita belajar dan usai belajar kita menyiapkan buku yang akan kita bawah besok. Berangkat dari rumah paling lambat pkl. 06.00, mungkin sampai sekolah udah pkl. 06.30. kalou rumah nya jauh dari sekolah. Kalau dekat sich gak masalah yang penting datang datang pkl. 06.30 udah bel masuk juga gak papa!!!! Yang penting datang kesekolah lebih awal itu bagus dan baik dari pada kita datang ketinggalan/terlambat. He…..he……he…..he….., inget ya jangan terlambat. Terlambat sama dengan menghukum diri sendiri

Kategori